Dokumen ini merupakan Kebijakan Resmi Sistem Skor dan Performance Index Nasional Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI). Kebijakan ini ditetapkan sebagai pedoman nasional dalam penilaian performa atlet lari trail, standardisasi event, serta pembinaan prestasi, dan dirancang agar dapat diterapkan sejak tahap awal meskipun belum tersedia database historis nasional, dengan prinsip adil, transparan, dan berkelanjutan.
Bab I
Ketentuan umum
Tujuan
- Menilai performa pelari trail Indonesia secara objektif
- Menyediakan peringkat nasional yang adil lintas event
- Menjadi dasar kualifikasi Kejurnas & seleksi atlet
- Menstandarkan kualitas event trail nasional
Prinsip dasar
- Performance dan experience dinilai terpisah
- Algoritma konsisten untuk semua pelari & race
- Transparan di level metodologi, adaptif di level parameter
- Bertahap: manual → statistik
Komponen sistem
ALTI Race Score (ARS)
Skor performa per race
ALTI Performance Index (API)
Level pelari (agregat)
ALTI Points
Pengalaman berdasarkan KM Effort
Bab II
Metodologi dan perhitungan teknis
1. Konversi trail ke flat equivalent
Digunakan untuk menormalkan kesulitan lintasan.
KM Effort = D + (D⁺ / 100) + (D⁻ / 300)D = jarak lomba (km) · D⁺ = elevation gain (m) · D⁻ = elevation loss (m)
2. Benchmark waktu virtual
ALTI menggunakan benchmark waktu referensi berdasarkan rekor nasional/regional road running atau tabel referensi awal yang ditetapkan komite teknis: Time_ref(KM Effort).
3. Raw race score
RawScore = 1000 × (Time_ref / Time_runner)Skor maksimum 1000, skor minimum 0.
4. Race adjustment factor
Diterapkan pada fase awal karena belum adanya database statistik nasional yang komprehensif.
ARS = RawScore × AdjustmentFactor| Kondisi | Faktor |
|---|---|
| Trail teknikal tinggi | 0,95 |
| Lumpur ekstrem | 0,93 |
| Panas > 30°C | 0,95 |
| Altitude > 1.500 m | 0,97 |
Nilai ditetapkan dan dipublikasikan oleh Komite Teknis ALTI.
5. Performance index
API = rata-rata 5 ARS terbaik dalam kurun waktu 36 bulan. Minimum 1 race untuk memperoleh API; jumlah race optimal adalah 5.
Bab II · Lampiran
KM Effort & ALTI Points
ALTI Points (0–6) mengukur pengalaman dan menjadi prasyarat kualifikasi: semakin berat lomba, semakin tinggi poinnya. DNF = 0 poin.
| KM Effort | ALTI Points |
|---|---|
| < 25 km | 0 |
| 25–44 km | 1 |
| 45–74 km | 2 |
| 75–114 km | 3 |
| 115–154 km | 4 |
| 155–209 km | 5 |
| ≥ 210 km | 6 |
Standar event
Label ALTI & Mountain Level
Mountain Level 1–5
Indikator teknikalitas rute berdasarkan gradien, densitas tanjakan, dan risiko medan.
Label ALTI
Diberikan setelah audit keselamatan: water station, mandatory gear, tim medis, dan rencana evakuasi. Hanya hasil lomba berlabel yang dihitung untuk peringkat nasional.
Bab III
Contoh penerapan
Gunung X Trail 50K — jarak 50 km, D⁺ 2.500 m, D⁻ 2.500 m.
| KM Effort | 50 + (2500/100) + (2500/300) | 83,3 km |
| Benchmark | 83 km flat = 6 jam 30 menit | 390 menit |
| Raw score | Waktu pelari 480 menit → 1000 × (390/480) | 812,5 |
| ARS final | Faktor panas/teknikal 0,95 | 772 |
Bab IV–V
Pengembangan & penutup
Fase 1
Sistem manual & pengumpulan data nasional.
Fase 2
Analisis deviasi performa pelari stabil.
Fase 3
Aktivasi koreksi statistik otomatis.
Kebijakan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan menjadi dasar resmi dalam penilaian performa atlet dan kualifikasi kejuaraan ALTI. ALTI berwenang mengevaluasi dan menyesuaikan parameter.